Minggu, 06 Agustus 2017

Yang Dinanti

Waktu bergulir, tak terasa yang dinanti kembali hadir
Syukur terucap, tak cukup jika keberkahan ingin benar dikecap
Saat fajar belum sempurna, kita bangun dan makan bersama
Sebagai bekal perjalanan ‘tuk sehari penuh jalankan puasa
Masjid-masjid ramai berjamaah subuh kemudian
Indahnya beribadah bersamaan, maka langkah terasa semakin ringan
Menjelang sore ibu-ibu membeli bahan masakan di pasar,
anak-anak mencari hidangan kesukaan di bazar
adzan maghrib berkumandang, dan pada wajah-wajah indah lengkung senyum terkembang
rumah-rumah terasa benar kehangatan di dalamnya,
saat seluruh anggota berkumpul dan sejenak lupa hiruk pikuk kantornya
pun pada saat tarawih selepas isya’, kemudian tadarus membaca mushaf dengan saksama
rangkai rutinitas mulia yang tak bakal kita lupa

Pada bulan yang istimewa, aku ingin amal-amalku diterima
Pada bulan yang amat indah, kutata niatku Lillah
Jangan sampai keindahan ini berhenti di bulan ini
Esok hari terus begini bahkan lebih baik lagi

Dan di kemudian hari, terus kunanti jumpa Ramadhan lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar